<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>Psychology</title>
<link href="http://hdl.handle.net/123456789/4687" rel="alternate"/>
<subtitle/>
<id>http://hdl.handle.net/123456789/4687</id>
<updated>2026-04-23T23:08:05Z</updated>
<dc:date>2026-04-23T23:08:05Z</dc:date>
<entry>
<title>Hubungan antara Organizational Citizenship Behavior (OCB) dan Kinerja pada Karyawan Bagian Pelayanan Mahasiswa Universitas Islam Indonesia</title>
<link href="http://hdl.handle.net/123456789/61799" rel="alternate"/>
<author>
<name>Izza, Hafizul</name>
</author>
<id>http://hdl.handle.net/123456789/61799</id>
<updated>2026-04-21T03:23:33Z</updated>
<published>2017-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Hubungan antara Organizational Citizenship Behavior (OCB) dan Kinerja pada Karyawan Bagian Pelayanan Mahasiswa Universitas Islam Indonesia
Izza, Hafizul
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara Organizational Citizenship Behavior dan kinerja pada karyawan bagian pelayanan mahasiswa Universitas Islam Indonesia. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan yang positif antara Organizational Citizenship Behavior dan kinerja pada karyawan bagian pelayanan mahasiswa Universitas Islam Indonesia. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 47 karyawan, berjenis kelamin laki-laki dan perempuan, bekerja di Divisi Akademik, Umum, SIM, Rumah Tangga, Keuangan, Sekertariat Prodi, dan Laboratorium. Penelitian ini menggunakan dua alat ukur, yaitu skala kinerja karyawan yang dibuat oleh peneliti berdasarkan aspek-aspek yang dikembangkan oleh Wiedower (Fayyaz, Naheed, &amp; Hasan, 2014) dan skala OCB Organizational Citizenship Behavior Scale (OCBS) yang dikembangkan oleh Podsakoff, MacKenzie, Moorman dan Fetter (1990). Hasil analisis data menggunakan teknik korelasi Product Moment dari Pearson dengan bantuan program komputer untuk analisis statistika yaitu SPSS (Statistical Product and Service Solutions) versi 23.0 for Windows menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara Organizational Citizenship Behavior dengan kinerja pada karyawan bagian pelayanan mahasiswa Universitas Islam Indonesia (r = 0,776, p = 0,000 (p&lt;0,01)). Jadi, semakin tinggi Organizational Citizenship Behavior karyawan, kinerja pada karyawan bagian pelayanan mahasiswa Universitas Islam Indonesia. Dengan demikian, hipotesis diterima.
</summary>
<dc:date>2017-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Hubungan Pemaafan dan Stres pada Karyawan Generasi Y di Sektor Pelayanan Restoran</title>
<link href="http://hdl.handle.net/123456789/61787" rel="alternate"/>
<author>
<name>Sanggusti, Akmal Maulana Luthfi Ridlo</name>
</author>
<id>http://hdl.handle.net/123456789/61787</id>
<updated>2026-04-20T08:05:25Z</updated>
<published>2017-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Hubungan Pemaafan dan Stres pada Karyawan Generasi Y di Sektor Pelayanan Restoran
Sanggusti, Akmal Maulana Luthfi Ridlo
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan antara pemaafan dan stres pada karyawan Generasi Y di sektor pelayanan pada salah satu Restoran X yang berada di Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan dua skala, yaitu (a) PSS (Perceived Stress Scale) untuk mengukur stres (10 aitem) skala yang dibuat oleh Cohen dan Williamson (1988) dengan α = 0.60, α dimensi 1= 0,75 dan α dimensi 2= 0.60; (b) skala pemaafan (18 aitem) yang dikembangkan oleh Thompson dan Synder (2003) dengan α= 0,76. Hasil analisis data menggunakan uji korelasi spearman menunjukan bahwa ada hubungan negatif antara pemaafan dan stres r= -0.31, dan p=0.000 (p&lt;0.05), yaitu semakin tinggi stres karyawan pelayanan maka semakin rendah pemaafan yang dimilikinya atau sebaliknya. Berdasarkan hasil penelitian, maka hipotesis penelitian adanya korelasi negatif antara pemaafan dan stres diterima.
</summary>
<dc:date>2017-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Kepercayaan Diri Individu dengan Obesitas di Kalangan Mahasiswa</title>
<link href="http://hdl.handle.net/123456789/61754" rel="alternate"/>
<author>
<name>Bagaskoro, Wahyu</name>
</author>
<id>http://hdl.handle.net/123456789/61754</id>
<updated>2026-04-20T02:43:12Z</updated>
<published>2017-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Kepercayaan Diri Individu dengan Obesitas di Kalangan Mahasiswa
Bagaskoro, Wahyu
Penelitian ini bertujuan untuk melihat fenomena kepercayaan diri dan hubungannya dengan obesitas yang dialami oleh seorang individu yang dalam hal ini adalah mahasiswa. Responden utama dalam penelitian kali ini adalah dua orang mahasiswa pria dan wanita yang mengalami obesitas, dan responden tambahan yaitu lima orang mahasiswa yang mengalami obesitas. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian kali ini adalah wawancara dan observasi untuk responden utama dan angket terbuka untuk responden tambahan. Penelitian kali ini menggunakan desain penelitian fenomenologi. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa ada perbedaaan pada kepercayaan diri yang dimiliki oleh kedua responden, dimana responden pertama memiliki kepercayaan diri yang tinggi sedangkan responden kedua memiliki kepercayaan diri yang rendah.
</summary>
<dc:date>2017-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Hubungan Komunikasi Interpersonal dan Kepuasan Kerja pada Karyawan Gen Z di Startup dengan Sistem Kerja WFH (Work from Home)</title>
<link href="http://hdl.handle.net/123456789/61467" rel="alternate"/>
<author>
<name>Mubarokah, Salma Nabilatul</name>
</author>
<id>http://hdl.handle.net/123456789/61467</id>
<updated>2026-04-13T05:22:41Z</updated>
<published>2025-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Hubungan Komunikasi Interpersonal dan Kepuasan Kerja pada Karyawan Gen Z di Startup dengan Sistem Kerja WFH (Work from Home)
Mubarokah, Salma Nabilatul
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara komunikasi interpersonal dan kepuasan kerja pada karyawan Gen Z yang bekerja WFH (work from home) di perusahaan startup. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jumlah responden 158 karyawan Gen Z dengan rentang usia 17–30 tahun. Alat ukur yang digunakan adalah Interpersonal Communication Scale (ICS) dari Campbell &amp; Akdemir (2016) dan Minnesota Satisfaction Questionnaire (MSQ) versi pendek milik Weis, dkk (1967) yang dikembangkan oleh Martins &amp; Proenca (2012). Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif signifikan antara kedua variabel, analisis korelasi Spearman menghasilkan nilai koefisien 0.838; p=0.000 (p&lt;0.05). Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi komunikasi interpersonal yang dimiliki karyawan, maka semakin tinggi pula kepuasan kerja yang dirasakan. Kesimpulannya, temuan ini menjelaskan peningkatan kemampuan komunikasi interpersonal berhubungan dengan kepuasan kerja, menekankan pentingnya strategi komunikasi yang efektif untuk pekerja WFH.
</summary>
<dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
