<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>Faculty of Sociocultural Sciences</title>
<link href="http://hdl.handle.net/123456789/4685" rel="alternate"/>
<subtitle/>
<id>http://hdl.handle.net/123456789/4685</id>
<updated>2026-05-12T20:50:24Z</updated>
<dc:date>2026-05-12T20:50:24Z</dc:date>
<entry>
<title>Kontribusi Migrasi Pekerja India ke Qatar terhadap Pembangunan Negara Asal dalam Migration-Development Nexus tahun 2014-2022</title>
<link href="http://hdl.handle.net/123456789/62455" rel="alternate"/>
<author>
<name>Nurfatwa, Althan Al Atthia</name>
</author>
<id>http://hdl.handle.net/123456789/62455</id>
<updated>2026-05-11T05:42:01Z</updated>
<published>2025-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Kontribusi Migrasi Pekerja India ke Qatar terhadap Pembangunan Negara Asal dalam Migration-Development Nexus tahun 2014-2022
Nurfatwa, Althan Al Atthia
Penelitian ini membahas kontribusi migrasi pekerja India ke Qatar terhadap&#13;
pembangunan negara asal pada periode 2014-2022 serta bagaimana dinamika&#13;
tersebut berkaitan dengan migration-development nexus. Masalah utama yang&#13;
diangkat adalah bagaimana migrasi pekerja India ke Qatar, yang didorong oleh&#13;
kebutuhan ekonomi dan peluang kerja, justru menciptakan pola ketergantungan&#13;
yang berulang (vicious cycle). Untuk menganalisis fenomena ini, penelitian&#13;
menggunakan kerangka Recruitment, Remittances, and Returns (3R) dari Philip&#13;
Martin dan Ibrahim Sirkeci, yang menekankan hubungan antara proses&#13;
perekrutan, aliran remitansi, dan pola kepulangan pekerja migran. Argumen&#13;
sementara penelitian adalah bahwa meskipun migrasi memberikan manfaat&#13;
ekonomi jangka pendek, ketidakseimbangan kekuatan antara negara pengirim dan&#13;
negara penerima serta kondisi kerja yang rentan membuat migrasi tidak&#13;
menghasilkan pembangunan jangka panjang. Temuan penelitian menunjukkan&#13;
bahwa proses perekrutan yang mahal, remitansi yang banyak digunakan untuk&#13;
konsumsi, serta kurangnya program reintegrasi pekerja menyebabkan migrasi&#13;
India ke Qatar tetap berada dalam siklus ketergantungan yang sulit diputus.
</summary>
<dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Hubungan Antara Dukungan Sosial Ibu Mertua dan Kepuasan Pernikahan pada Menantu Wanita di Masa Dewasa Awal</title>
<link href="http://hdl.handle.net/123456789/62424" rel="alternate"/>
<author>
<name>Hidayat, Noormalita</name>
</author>
<id>http://hdl.handle.net/123456789/62424</id>
<updated>2026-05-11T04:11:01Z</updated>
<published>2017-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Hubungan Antara Dukungan Sosial Ibu Mertua dan Kepuasan Pernikahan pada Menantu Wanita di Masa Dewasa Awal
Hidayat, Noormalita
Penelitian kuantitatif ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial dan kepuasan pernikahan pada menantu wanita di masa dewasa awal. Subjek yang digunakan adalah 42 subjek yaitu menantu wanita dari berbagai kalangan serta berbagai jenis pekerjaan, berdomisili di Yogyakarta, berusia 20-40 tahun, dan tinggal bersama dengan mertua. Penelitian ini menggunakan skala IMMQS (Indonesian Moslem Marital Quality Scale) yang disusun oleh Wahyuningsih, dkk (2012) yang terdiri dari tiga aspek, yaitu : persahabatan, harmoni (kesesuaian) dan kepuasan terhadap anak. Skala dukungan sosial mertua yang disusun oleh peneliti berdasarkan aspek-aspek dukungan sosial yang dikemukakan oleh Uchino (Sarafino, 2012) yang terdiri dari empat aspek, yaitu : dukungan emosional/harga diri, dukungan informasi, dukungan instrumental, dan persahabatan sosial. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara dukungan sosial mertua dengan kepuasan pernikahan pada menantu wanita di masa dewasa awal, (r = 0.331, p= 0.016 dan p &lt;0.05), sehingga hipotesis dalam penelitian ini diterima.
</summary>
<dc:date>2017-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Kebijakan Pemerintah Indonesia dalam menjalin Kerja Sama Militer Khususnya di Sektor Maritim dalam Kerangka Kerja Sama DCA dengan Amerika Serikat Pada Tahun 2023</title>
<link href="http://hdl.handle.net/123456789/62388" rel="alternate"/>
<author>
<name>Zayyan, Naufal</name>
</author>
<id>http://hdl.handle.net/123456789/62388</id>
<updated>2026-05-11T02:40:53Z</updated>
<published>2025-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Kebijakan Pemerintah Indonesia dalam menjalin Kerja Sama Militer Khususnya di Sektor Maritim dalam Kerangka Kerja Sama DCA dengan Amerika Serikat Pada Tahun 2023
Zayyan, Naufal
Dinamika keamanan maritim kawasan Indo-Pasifik pada tahun 2023 ditandai oleh&#13;
meningkatnya pelanggaran kedaulatan laut dan intensitas kehadiran aktor&#13;
eksternal di wilayah perairan strategis Indonesia, khususnya di Laut Natuna Utara.&#13;
Kondisi tersebut mendorong pemerintah Indonesia memperkuat kerja sama&#13;
pertahanan militer di sektor maritim dengan Amerika Serikat melalui kerangka&#13;
Defense Cooperation Agreement (DCA). Penelitian ini menggunakan pendekatan&#13;
Foreign Policy Decision-Making dari Richard C. Snyder dengan menitikberatkan&#13;
pada interaksi antara setting internal dan setting eksternal dalam proses&#13;
pengambilan keputusan. Analisis menunjukkan bahwa keterbatasan kapabilitas&#13;
pengawasan maritim, tekanan opini publik domestik, serta kebutuhan modernisasi&#13;
pertahanan menjadi faktor internal yang signifikan. Sementara itu, dinamika&#13;
geopolitik Indo-Pasifik, meningkatnya aktivitas negara besar di Laut Cina Selatan,&#13;
dan kepentingan strategis Amerika Serikat membentuk lingkungan eksternal yang&#13;
turut mempengaruhi kebijakan Indonesia. Interaksi kedua setting tersebut&#13;
membentuk kebijakan kerja sama pertahanan maritim yang bersifat adaptif,&#13;
pragmatis, dan tetap berada dalam kerangka politik luar negeri bebas aktif.
</summary>
<dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Upaya Terorisme Negara (State Terrorism) Oleh Israel Melalui Pemukim Ilegal Terhadap Warga Palestina di Tepi Barat Tahun 2019-2023</title>
<link href="http://hdl.handle.net/123456789/62386" rel="alternate"/>
<author>
<name>Putra, Andika Pratama</name>
</author>
<id>http://hdl.handle.net/123456789/62386</id>
<updated>2026-05-11T02:37:18Z</updated>
<published>2025-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Upaya Terorisme Negara (State Terrorism) Oleh Israel Melalui Pemukim Ilegal Terhadap Warga Palestina di Tepi Barat Tahun 2019-2023
Putra, Andika Pratama
Aksi teror oleh pemukim ilegal Israel yang terjadi di Tepi Barat pada periode tahun&#13;
2019 hingga 2023 masih menjadi permasalahan yang belum dapat diselesaikan.&#13;
&#13;
Aksi teror tersebut memberikan dampak terhadap ruang gerak, kehidupan sehari-&#13;
hari, dan keamanan masyarakat Palestina. Serangkaian aksi teror tersebut&#13;
&#13;
berlangsung dalam situasi pendudukan dan budaya impunitas melalui kebijakan&#13;
otoritas Israel. Penelitian ini berdasarkan pada konsep pemikiran State Terrorism&#13;
dari Ruth Blakeley yang menekankan empat elemen penting dalam&#13;
mengidentifikasi berbagai bentuk tindak kekerasan yang dilakukan oleh pemukim&#13;
ilegal Israel dan otoritas Israel. Keempat elemen yang diuraikan dalam kerangka&#13;
pemikiran dalam penulisan ini yaitu, Ada tindakan yang dilindungi oleh negara,&#13;
Tindakan dilakukan oleh aktor atas nama atau bersama negara, Tindakan&#13;
dimaksudkan untuk menimbulkan ketakutan ekstrem, dan Pemaksaan perubahan&#13;
perilaku. Pada penelitian ini, penulis menemukan fakta bahwa aksi teror oleh&#13;
pemukim dan Israel sejalan dengan konsep terorisme negara melalui penguraian&#13;
keempat elemen yang dapat dikategorikan sebagai terorisme negara. Otoritas Israel&#13;
menggunakan seluruh elemen yang ditekankan oleh Ruth Blakeley dalam&#13;
kepentingan politiknya.
</summary>
<dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
