<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>SAKAPARI 2023 #SERIES 12</title>
<link href="http://hdl.handle.net/123456789/46626" rel="alternate"/>
<subtitle/>
<id>http://hdl.handle.net/123456789/46626</id>
<updated>2026-04-21T18:58:38Z</updated>
<dc:date>2026-04-21T18:58:38Z</dc:date>
<entry>
<title>PERANCANGAN MODUL POS TERINTEGRASI: KEBAKARAN, KEBERSIHAN, DAN KEAMANAN DI KAMPUNG RAWA BEBEK JAKARTA UTARA MENGGUNAKAN PENDEKATAN URBAN AKUPUNTUR</title>
<link href="http://hdl.handle.net/123456789/47272" rel="alternate"/>
<author>
<name>Ghoni, Alfajari Abdul</name>
</author>
<author>
<name>Hidayatullah, Ardiansyah Rahmat</name>
</author>
<id>http://hdl.handle.net/123456789/47272</id>
<updated>2024-02-02T11:19:32Z</updated>
<published>2023-09-21T00:00:00Z</published>
<summary type="text">PERANCANGAN MODUL POS TERINTEGRASI: KEBAKARAN, KEBERSIHAN, DAN KEAMANAN DI KAMPUNG RAWA BEBEK JAKARTA UTARA MENGGUNAKAN PENDEKATAN URBAN AKUPUNTUR
Ghoni, Alfajari Abdul; Hidayatullah, Ardiansyah Rahmat
Perkampungan padat penduduk, seperti Kampung Rawa Bebek di Jakarta Utara, sering dihadapkan pada permasalahan yang melibatkan risiko kebakaran, keamanan, dan kebersihan. Artikel ini bertujuan untuk mengusulkan rancangan modul bangunan terintegrasi yang dapat diterapkan dalam ruang publik perkampungan padat penduduk di Indonesia. Pendekatan yang diadopsi adalah Eco-Accupuncture, turunan dari Urban Acupuncture, yang menggabungkan fungsi layanan sosial dan infrastruktur fisik untuk menciptakan solusi holistik. Dengan pendekatan Eco-Acupuncture, desain ini mendorong perubahan positif dalam upaya menciptakan perkampungan yang lebih aman, bersih, dan berkelanjutan. Proses perancangan ini mengeksplorasi empat tahap perancangan: pengumpulan data, analisis, pengembangan desain, dan skenario perancangan. Hasilnya adalah Desain Modul Pos Terintegrasi seluas 96m2 dengan dua lantai, yang dirancang untuk mengatasi masalah kebakaran, meningkatkan keamanan, dan meningkatkan kebersihan. Kesimpulannya bahwa produk desain ini memiliki potensi besar untuk diadopsi dan diimplementasikan dalam perkampungan padat penduduk di seluruh Indonesia. Desain ini diharapkan dapat menjadi bahan pengembangan gagasan bagi arsitek, perencana perkotaan, dan pembuat kebijakan dalam upaya meningkatkan kualitas hidup dan keberlanjutan perkampungan padat penduduk di seluruh Indonesia.
</summary>
<dc:date>2023-09-21T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>DESAIN RUMAH TOKO BERDASARKAN KEBUTUHAN DAN PREFERENSI PENGGUNA</title>
<link href="http://hdl.handle.net/123456789/47271" rel="alternate"/>
<author>
<name>Salsabila, Alifia Farras Hanifah</name>
</author>
<author>
<name>Pujiyanti, Indah</name>
</author>
<id>http://hdl.handle.net/123456789/47271</id>
<updated>2024-02-02T11:17:50Z</updated>
<published>2023-09-21T00:00:00Z</published>
<summary type="text">DESAIN RUMAH TOKO BERDASARKAN KEBUTUHAN DAN PREFERENSI PENGGUNA
Salsabila, Alifia Farras Hanifah; Pujiyanti, Indah
Dalam mendesain sebuah rumah toko (ruko) diperlukan beberapa pertimbangan. Salah satunya adalah pertimbangan dari kebutuhan dan preferensi pengguna bangunan ruko tersebut. Adanya kebutuhan dan preferensi pengguna ruko menjadi tantangan untuk mendesain bangunan ruko yang efisien dan dapat mewadahi setiap fungsi ruang tanpa mengganggu masing-masing privasi ruangnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menrancang pola ruang pada bangunan rumah toko yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi pengguna yang efisien dan sesuai dengan karakteristik penggunanya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan ekperimental yang menghasilkan desain. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa dalam memisahkan zonasi ruko dapat dilakukan dengan menggunakan axis jalan sehingga setiap fungsi memiliki privatisasi masing-masing.
</summary>
<dc:date>2023-09-21T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Inovasi Penggunaan Secondary Skin untuk Mereduksi Polusi Udara pada Rumah Makan</title>
<link href="http://hdl.handle.net/123456789/47270" rel="alternate"/>
<author>
<name>Ramadhan, Alham Rakha</name>
</author>
<author>
<name>Idham, Noor Cholis</name>
</author>
<author>
<name>Zakirah, Fildzah Zatalini</name>
</author>
<id>http://hdl.handle.net/123456789/47270</id>
<updated>2024-02-02T11:17:14Z</updated>
<published>2023-09-21T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Inovasi Penggunaan Secondary Skin untuk Mereduksi Polusi Udara pada Rumah Makan
Ramadhan, Alham Rakha; Idham, Noor Cholis; Zakirah, Fildzah Zatalini
Konsep bangunan hijau adalah bagian dari pembangunan berkelanjutan. Penerapan konsep bangunan hijau dapat mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan sekaligus meningkatkan kualitas udara di dalam ruang. Kualitas udara ruang dalam, khususnya pada penelitian ini adalah rumah makan, penting untuk diperhatikan agar pengguna ruang merasa nyaman saat beraktivitas. Tujuan penelitian ini adalah memberikan rekomendasi desain fasad hijau berupa secondary skin yang dapat mereduksi polusi udara yang berasal dari jalan raya. Metode penelitian ini dilakukan dengan membandingkan desain dari 3 karya arsitek yang menerapkan konsep fasad hijau untuk mengurangi dampak polusi udara ke dalam bangunan. Ketiga bangunan karya arsitek tersebut lalu dianalisis kelebihan dan kekurangannya untuk kemudian diterapkan pada desain fasad hijau. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah rekomendasi desain fasad hijau berupa secondary skin pada bangunan rumah makan.
</summary>
<dc:date>2023-09-21T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Assessment of Visual Comfort in the UII Library</title>
<link href="http://hdl.handle.net/123456789/47269" rel="alternate"/>
<author>
<name>Palupi, Zabrina Kartikaning</name>
</author>
<author>
<name>Rini, Johanita Anggia</name>
</author>
<author>
<name>Fauzi, Hilmi Nur</name>
</author>
<id>http://hdl.handle.net/123456789/47269</id>
<updated>2024-02-02T11:16:43Z</updated>
<published>2023-09-21T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Assessment of Visual Comfort in the UII Library
Palupi, Zabrina Kartikaning; Rini, Johanita Anggia; Fauzi, Hilmi Nur
Libraries are common communal areas for students, especially in higher education. Not only to read, the space tends to also be used as a place of co-working. Unfortunately, the unoptimized infrastructure of libraries became one of the factors of the country’s low literacy rate. To encourage people to visit libraries in order to also increase the country’s literacy rate, we need to make sure to accommodate the needs of the visitors, which is the visual comfort. This research assesses the existing condition of the main library of Universitas Islam Indonesia to see whether or not the building had fulfilled all the criterias of visual comfort. The research was conducted with a quantitative method with direct data collection by light intensity measurement and user’s perception’s questionnaires as well as doing simulation to modify the existing performance with DIALux software. The result showed that most of the lighting performance was up to standard only during the day, which implies the lack of sufficiency of the artificial lighting intensity performance.
</summary>
<dc:date>2023-09-21T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
