<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>Faculty of Engineering Design Innovation</title>
<link href="http://hdl.handle.net/123456789/46" rel="alternate"/>
<subtitle/>
<id>http://hdl.handle.net/123456789/46</id>
<updated>2026-09-28T22:26:59Z</updated>
<dc:date>2026-09-28T22:26:59Z</dc:date>
<entry>
<title>Resort di Pantai Wediombo Yogyakarta Penekanan Terhadap Konsep Green Development Pada Rancangan Lansekap dan Konsep Arsitektur Jawa Pada Rancangan Bangunan</title>
<link href="http://hdl.handle.net/123456789/67137" rel="alternate"/>
<author>
<name>Al-Anwar, Muhammad Misykat</name>
</author>
<id>http://hdl.handle.net/123456789/67137</id>
<updated>2026-09-12T08:30:23Z</updated>
<published>2013-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Resort di Pantai Wediombo Yogyakarta Penekanan Terhadap Konsep Green Development Pada Rancangan Lansekap dan Konsep Arsitektur Jawa Pada Rancangan Bangunan
Al-Anwar, Muhammad Misykat
Perancangan ini bertujuan untuk merancang resort di Pantai Wediombo yang memiliki nilai lokalitas daerah setempat serta tidak merusak lingkungan daerah sekitar pantai. Secara lebih spesifik, nilai lokalitas daerah setempat ditunjukkan melalui rancangan bangunan dengan konsep arsitektur Jawa, sedangkan pada rancangan yang tidak merusak lingkungan ditunjukkan melalui konesp green development pada rancangan lansekap dan kawasannya. Metode yang digunakan pada perancangan ini adalah metode presedent dan metode kajian literatur. Metode presedent digunakan sebagai untuk menemukan konsep kawasan dan potensi dari daerah dimana lokasi site berada. Sedangkan pada kajian literature digunakan untuk menemukan indikator perancangan yang sesuai dengan kajian yang dilakukan. Hasil yang dicapai setelah melakukan perancangan berupa rancangan bangunan Jawa, bangunan limasan, yang memiliki proporsi antara bagian kepala, badan dan kaki, serta menemukan tolak ukur perancangan kawasan berdasarkan konsep Green Developmen sepert aturan luas perkerasan, aturan pemilihan vegetasi dan aturan tentang luas jalur sirkulasi yang harus ternaungi oleh vegetasi. Hasil akhir yang akan dicapai nantinya berupa rancangan kawasan resort yang memiliki konsep arsitektur Jawa pada bangunannya, dan konsep Green Development pada rancangan kawasannya.
</summary>
<dc:date>2013-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Faktor-faktor yang Berpengaruh terhadap Produktivitas Pasangan Bata</title>
<link href="http://hdl.handle.net/123456789/67134" rel="alternate"/>
<author>
<name>Wahyudi, Tri</name>
</author>
<id>http://hdl.handle.net/123456789/67134</id>
<updated>2026-09-12T08:26:47Z</updated>
<published>2005-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Faktor-faktor yang Berpengaruh terhadap Produktivitas Pasangan Bata
Wahyudi, Tri
Faktor-faktor yang Berpengaruh terhadap Produktivitas Pasangan Bata
</summary>
<dc:date>2005-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Design of Eco Pesantren: A Sponge Architecture Approach in Kendal</title>
<link href="http://hdl.handle.net/123456789/67133" rel="alternate"/>
<author>
<name>Hamdi, Nabiel Manggala</name>
</author>
<id>http://hdl.handle.net/123456789/67133</id>
<updated>2026-09-12T08:19:18Z</updated>
<published>2026-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Design of Eco Pesantren: A Sponge Architecture Approach in Kendal
Hamdi, Nabiel Manggala
Sistem pendidikan global menghadapi tekanan yang semakin&#13;
besar untuk menghasilkan lulusan yang kompeten secara&#13;
akademik, tangguh secara karakter, dan berwawasan&#13;
lingkungan. Indonesia, negara berpenduduk muslim terbesar&#13;
di dunia dengan 3,5 juta santri aktif di 43.943 pesantren,&#13;
memiliki potensi peradaban yang tak tertandingi untuk&#13;
menjawab tantangan ini. Namun di Kendal, yang dikenal&#13;
sebagai "Kota Santri," potensi ini berada di bawah ancaman&#13;
langsung dari banjir pasang air laut (rob) pesisir. Data dari&#13;
BPBD Jawa Tengah dan studi-studi lokal mencatat genangan&#13;
rob mencapai 30 cm di permukiman pesisir seperti Kendal,&#13;
merusak permukiman dan infrastruktur, mengganggu&#13;
sanitasi, dan menghentikan aktivitas sehari-hari. Didorong&#13;
oleh penurunan muka tanah, abrasi pantai, dan hilangnya&#13;
mangrove akibat perluasan Kawasan Ekonomi Khusus, banjir&#13;
berulang ini menempatkan pesantren pesisir pada risiko&#13;
kerusakan fisik dan penurunan kualitas pembelajaran, namun&#13;
belum ada prototipe desain pesantren pesisir yang adaptif&#13;
saat ini.&#13;
Studi ini mengusulkan desain arsitektur Eco Pesantren&#13;
melalui strategi Sponge Architecture sebagai respons&#13;
langsung terhadap banjir pasang di pesisir Kendal. Prinsip&#13;
sponge architecture "living with water" seperti kolam retensi&#13;
dan penyangga berbasis mangrove diintegrasikan dengan&#13;
nilai-nilai spasial Islam, menerjemahkan prinsip ekologis&#13;
menjadi bagian yang hidup dan nyata dari pendidikan santri.&#13;
Hasil dari penelitian ini adalah desain arsitektur (konsep&#13;
tapak, zonasi, dan detail bangunan) untuk pesantren pesisir&#13;
yang adaptif terhadap banjir, dimaksudkan sebagai prototipe&#13;
rujukan bagi pesantren pesisir lain di Indonesia dan model&#13;
untuk membentuk santri sebagai agen perubahan menuju&#13;
Indonesia Emas 2045.
</summary>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Faktor-faktor yang Berpengaruh terhadap Produktivitas Pasangan Bata</title>
<link href="http://hdl.handle.net/123456789/67131" rel="alternate"/>
<author>
<name>Hidayat, Faizal Noor</name>
</author>
<id>http://hdl.handle.net/123456789/67131</id>
<updated>2026-09-12T08:22:57Z</updated>
<published>2005-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Faktor-faktor yang Berpengaruh terhadap Produktivitas Pasangan Bata
Hidayat, Faizal Noor
Faktor-faktor yang Berpengaruh terhadap Produktivitas Pasangan Bata
</summary>
<dc:date>2005-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
