<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>Doctor of Economics</title>
<link href="http://hdl.handle.net/123456789/43" rel="alternate"/>
<subtitle/>
<id>http://hdl.handle.net/123456789/43</id>
<updated>2026-09-28T19:13:19Z</updated>
<dc:date>2026-09-28T19:13:19Z</dc:date>
<entry>
<title>Pengaruh Perceived Organizational Support terhadap Work Meaningfulness dan Dampaknya pada Employee Life Satisfaction serta Employee Creativity</title>
<link href="http://hdl.handle.net/123456789/67053" rel="alternate"/>
<author>
<name>Juhedi, Jujun</name>
</author>
<id>http://hdl.handle.net/123456789/67053</id>
<updated>2026-09-12T02:11:47Z</updated>
<published>2026-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Pengaruh Perceived Organizational Support terhadap Work Meaningfulness dan Dampaknya pada Employee Life Satisfaction serta Employee Creativity
Juhedi, Jujun
Pengaruh Perceived Organizational Support terhadap Work Meaningfulness dan Dampaknya pada Employee Life Satisfaction serta Employee Creativity
</summary>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Pengaruh Keuangan Islam terhadap Pertumbuhan Ekonomi dan Kemiskinan di Negara-Negara Organisasi Kerja Sama Islam (OKI)</title>
<link href="http://hdl.handle.net/123456789/66953" rel="alternate"/>
<author>
<name>Haryanto, Dwi</name>
</author>
<id>http://hdl.handle.net/123456789/66953</id>
<updated>2026-09-10T03:16:53Z</updated>
<published>2026-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Pengaruh Keuangan Islam terhadap Pertumbuhan Ekonomi dan Kemiskinan di Negara-Negara Organisasi Kerja Sama Islam (OKI)
Haryanto, Dwi
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh keuangan Islam terhadap&#13;
pertumbuhan ekonomi dan kemiskinan di negara-negara anggota Organisasi Kerja&#13;
Sama Islam (OKI). Selain keuangan Islam, penelitian ini juga mengkaji peran faktor&#13;
makroekonomi, demografi, dan kelembagaan dalam memengaruhi pertumbuhan&#13;
ekonomi dan kemiskinan. Penelitian menggunakan data panel 40 negara anggota&#13;
OKI selama periode 2013–2023. Estimasi dilakukan dengan metode System&#13;
Generalized Method of Moments (System GMM) untuk mengakomodasi dinamika&#13;
data panel serta mengatasi potensi endogenitas yang timbul akibat hubungan timbal&#13;
balik antar variabel.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa aset keuangan Islam berpengaruh positif&#13;
terhadap pertumbuhan ekonomi, sedangkan inklusi keuangan Islam berpengaruh&#13;
negatif terhadap kemiskinan. Selain itu, keterbukaan perdagangan, investasi asing&#13;
langsung, pengeluaran pemerintah, kualitassumber daya manusia, kualitasregulasi,&#13;
sistem hukum common law, dan kualitas tata kelola turut memengaruhi efektivitas&#13;
keuangan Islam dalam mendorong pembangunan ekonomi, meskipun pengaruh&#13;
beberapa variabel berbeda antara model pertumbuhan ekonomi dan kemiskinan.&#13;
Temuan tersebut menunjukkan bahwa efektivitas keuangan Islam tidak hanya&#13;
ditentukan oleh perkembangan sektor keuangan Islam, tetapi juga oleh stabilitas&#13;
makroekonomi, kualitas kelembagaan, dan sistem hukum yang mendukung.&#13;
Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan sektor&#13;
keuangan Islam yang didukung oleh kondisi makroekonomi yang kondusif, kualitas&#13;
sumber daya manusia, serta kelembagaan yang efektif mampu mendorong&#13;
pertumbuhan ekonomi dan mengurangi kemiskinan di negara-negara OKI. Temuan&#13;
tersebut selanjutnya diinterpretasikan dalam kerangka maqashid syariah sebagai&#13;
landasan normatif untuk menilai kontribusi keuangan Islam terhadap terwujudnya&#13;
kemaslahatan melalui pembangunan ekonomi yang berkeadilan, inklusif, dan&#13;
berkelanjutan.
</summary>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Pengaruh Tata Kelola Pemerintahan terhadap Kinerja Pemerintah Daerah Kabupaten dan Kota di Provinsi Jawa Tengah</title>
<link href="http://hdl.handle.net/123456789/66934" rel="alternate"/>
<author>
<name>Sukirno</name>
</author>
<id>http://hdl.handle.net/123456789/66934</id>
<updated>2026-09-09T07:15:38Z</updated>
<published>2026-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Pengaruh Tata Kelola Pemerintahan terhadap Kinerja Pemerintah Daerah Kabupaten dan Kota di Provinsi Jawa Tengah
Sukirno
Pemerintah daerah di Indonesia merupakan salah satu penyedia layanan&#13;
bagi publik. Keberhasilan dalam penyediaan layanan publik merepresentasikan&#13;
kinerja pemerintah daerah. Penelitian sebelumnya menyarankan untuk&#13;
mengangkat isu kinerja dengan fokus kinerja outcome yang dimanifestasikan&#13;
dengan proksi indeks pembangunan manusia (IPM). Isu kinerja outcome (IPM)&#13;
menarik untuk diinvestigasi karena terkait dengan kehidupan dasar masyarakat,&#13;
seperti pendidikan, kesehatan, dan pendapatan masyarakat. Isu kinerja ini&#13;
terlihat belum setara pada pemerintah daerah kabupaten dan kota di Provinsi&#13;
Jawa Tengah. Sejumlah penelitian menyatakan bahwa mekanisme tata kelola&#13;
sebagai isu yang dapat mendorong capaian kinerja. Mekanisme tata kelola&#13;
merupakan faktor eksternal sehingga lebih relevan menggunakan teori&#13;
institusional sebagai landasan teori penelitian. Isu mekanimse tata kelola&#13;
dieksplorasi dengan proksi DPRD, audit internal, daya saing, emulasi, kualitas&#13;
manajerial kepala daerah, dan predikat. Proksi DPRD dan audit internal&#13;
didukung dengan regulasi sebagai kekuatan koersif. Proksi daya saing dan&#13;
emulasi merupakan keinginan yang dipicu dari tuntutan lingkungan sebagai&#13;
tekanan mimetik untuk setara dengan capaian kinerja pemerintah daerah lain&#13;
yang dipandang berhasil. Sedangkan proksi kualitas manajerial kepala daerah&#13;
dan predikat terkait profesionalisme sebagai dorongan normatif. Atas dasar isu&#13;
tersebut, penelitian ini bertujuan membuktikan pengaruh tata kelola dalam&#13;
mendorong capaian kinerja pemerintah daerah. Observasi penelitian dilakukan di&#13;
Provinsi Jawa Tengah dengan mengobservasi 29 kabupaten dan 6 kota dari tahun&#13;
2017 – 2023. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling&#13;
dengan pengumpulan data secara online dan offline sesuai kebutuhan penelitian&#13;
ini. Data yang terkumpul berjumlah 176 data dari 245 data yang seharusnya&#13;
tersedia. Pengujian data menggunakan estimasi model regresi data panel. Hasil&#13;
pengujian menunjukkan bahwa mekanisme tata kelola dengan proksi audit&#13;
internal, emulasi, dan predikat berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja&#13;
pemerintah daerah. Sementara proksi daya saing berpengaruh negatif signifikan&#13;
terhadap kinerja pemerintah daerah. Sedangkan proksi DPRD dan kualitas&#13;
manajerial tidak berpengaruh terhadap kinerja pemerintah daerah.
</summary>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Integrasi Teori Job Demand Resources dan Self-Determination Theory: Mekanisme Mediasi Serial dalam Meningkatkan Kreativitas Karyawan</title>
<link href="http://hdl.handle.net/123456789/66112" rel="alternate"/>
<author>
<name>Roellyanti, Maria Valeria</name>
</author>
<id>http://hdl.handle.net/123456789/66112</id>
<updated>2026-08-18T08:46:31Z</updated>
<published>2026-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Integrasi Teori Job Demand Resources dan Self-Determination Theory: Mekanisme Mediasi Serial dalam Meningkatkan Kreativitas Karyawan
Roellyanti, Maria Valeria
Transformasi digital di sektor perbankan menuntut pengembangan sumber daya&#13;
manusia yang kreatif, namun kepemimpinan konvensional masih membatasi&#13;
optimalisasi kreativitas karyawan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh&#13;
kepemimpinan digital terhadap kreativitas karyawan dengan menguji peran mediasi&#13;
job crafting, motivasi intrinsik, dan keterikatan kerja, serta moderasi kesesuaian&#13;
nilai individu–organisasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif&#13;
dengan desain explanatory terhadap 250 karyawan perbankan swasta, dianalisis&#13;
menggunakan PLS-SEM. Hasil menunjukkan bahwa kepemimpinan digital&#13;
berpengaruh positif terhadap job crafting, motivasi intrinsik, dan keterikatan kerja&#13;
yang secara signifikan meningkatkan kreativitas karyawan. Job crafting menjadi&#13;
mediator utama, sementara motivasi intrinsik memperkuat keterikatan kerja.&#13;
Namun, kesesuaian nilai individu–organisasi tidak berperan sebagai moderator.&#13;
Penelitian ini menegaskan pentingnya kepemimpinan digital dalam mendorong&#13;
kreativitas melalui penguatan perilaku proaktif, motivasi internal, dan keterikatan&#13;
kerja.
</summary>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
