<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>Faculty of Civil Engineering and Planning</title>
<link href="http://hdl.handle.net/123456789/3341" rel="alternate"/>
<subtitle/>
<id>http://hdl.handle.net/123456789/3341</id>
<updated>2026-04-21T17:21:48Z</updated>
<dc:date>2026-04-21T17:21:48Z</dc:date>
<entry>
<title>Modal Psikologis Dan Perilaku Kerja Inovatif Pada Karyawan Industri Kreatif Bidang Kuliner Di Yogyakarta</title>
<link href="http://hdl.handle.net/123456789/59918" rel="alternate"/>
<author>
<name>Rafiqi, Muhammad Daffa</name>
</author>
<id>http://hdl.handle.net/123456789/59918</id>
<updated>2026-01-29T06:32:47Z</updated>
<published>2025-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Modal Psikologis Dan Perilaku Kerja Inovatif Pada Karyawan Industri Kreatif Bidang Kuliner Di Yogyakarta
Rafiqi, Muhammad Daffa
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara modal psikologis dengan perilaku kerja inovatif pada karyawan industri kreatif bidang kuliner di Yogyakarta. Subjek dalam penelitian ini adalah karyawan yang bekerja di industri kreatif bidang kuliner di Yogyakarta sebanyak 212. Dalam proses pengambilan data, penelitian ini menggunakan metode kuesioner dengan bantuan google form yang disebarkan langsung ke karyawan. Penelitian ini menggunakan skala modal psikologis dan perilaku kerja inovatif. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan positif antara modal psikologis dan perilaku kerja inovatif pada karyawan yang bekerja di industri kreatif bidang kuliner di Yogyakarta. Penelitian ini mendapatkan hasil jika terdapat hubungan positif antara modal psikologis dan kesiapan untuk perubahan pada karyawan ( r = 0.652 dan p = 0.000).
</summary>
<dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>TERRITORIALITY SEBAGAI INDIKATOR PLACEMAKING DI JALAN SLAMET RIYADI SURAKARTA</title>
<link href="http://hdl.handle.net/123456789/59814" rel="alternate"/>
<author>
<name>Saeka, Pranesya Kusuma</name>
</author>
<author>
<name>Saptorini, Hastuti</name>
</author>
<author>
<name>Wulan Ghanni, Mu’Zizah Rizka</name>
</author>
<id>http://hdl.handle.net/123456789/59814</id>
<updated>2026-01-27T07:22:03Z</updated>
<published>2025-07-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">TERRITORIALITY SEBAGAI INDIKATOR PLACEMAKING DI JALAN SLAMET RIYADI SURAKARTA
Saeka, Pranesya Kusuma; Saptorini, Hastuti; Wulan Ghanni, Mu’Zizah Rizka
Jalan Slamet Riyadi di Surakarta merupakan salah satu jalan utama yang&#13;
memiliki peran penting dalam menghubungkan berbagai kawasan, termasuk pusat bisnis&#13;
dan tempat wisata. Dengan banyaknya ragam pengguna, seperti pengendara, pejalan&#13;
kaki dan pedagang kaki lima, jalan ini menjadi area yang dinamis dan sering digunakan&#13;
untuk berbagai kegiatan sosial dan komersial. Konsep territoriality di Jalan Slamet Riyadi&#13;
tercermin dari bagaimana berbagai kelompok pengguna mengklaim dan menandai&#13;
ruang mereka melalui aktivitas sehari-hari. Pedagang kaki lima, misalnya, secara&#13;
informal membentuk teritori dengan mengatur barang dagangan mereka di lokasi-lokasi&#13;
strategis, sementara pejalan kaki memiliki area trotoar yang telah ditentukan. Penelitian&#13;
ini menganalisis empat variabel penentu keberhasilan tempat, yaitu aksesibilitas yang&#13;
mencakup kemudahan pencapaian dan pergerakan, kenyamanan yang meliputi aspek&#13;
keamanan dan kebersihan, penggunaan yang melihat variasi aktivitas, serta interaksi&#13;
sosial yang terjadi antar pengguna. Dalam konteks budaya Jawa di Surakarta,&#13;
territoriality tidak hanya bersifat fisik tetapi juga sosial-budaya, di mana ruang publik&#13;
seperti Jalan Slamet Riyadi menjadi tempat bertemunya berbagai lapisan masyarakat&#13;
dengan tetap mempertahankan nilai-nilai kesopanan dan keharmonisan dalam berbagi&#13;
ruang. Pemahaman mendalam tentang dinamika territoriality ini penting untuk&#13;
menciptakan ruang publik yang inklusif dan berkelanjutan.
</summary>
<dc:date>2025-07-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>IDENTIFYING KEY ELEMENTS OF GENIUS LOCI IN THE AREAS OF HISTORICAL MOSQUES IN YOGYAKARTA</title>
<link href="http://hdl.handle.net/123456789/59468" rel="alternate"/>
<author>
<name>Putri, Nanda Eka</name>
</author>
<author>
<name>Agfarizky, uhammad Erlangga Yubi</name>
</author>
<author>
<name>Agustiananda, Putu Ayu Pramanasari</name>
</author>
<author>
<name>Rafi, Fitri Amalia</name>
</author>
<id>http://hdl.handle.net/123456789/59468</id>
<updated>2026-01-06T08:50:54Z</updated>
<published>2025-07-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">IDENTIFYING KEY ELEMENTS OF GENIUS LOCI IN THE AREAS OF HISTORICAL MOSQUES IN YOGYAKARTA
Putri, Nanda Eka; Agfarizky, uhammad Erlangga Yubi; Agustiananda, Putu Ayu Pramanasari; Rafi, Fitri Amalia
This research explores the key elements of genius loci in the areas of historical&#13;
mosques in Yogyakarta. These mosques’ areas demonstrate the acculturation of Hindu&#13;
and Buddhist tradition and the architecture of the early mosques in Nusantara. Using&#13;
qualitative methods, the study examines the elements of genius loci framed by NorbergSchulz’s&#13;
on&#13;
the&#13;
areas&#13;
of&#13;
Masjid&#13;
Gedhe&#13;
Mataram&#13;
and&#13;
Masjid&#13;
Gedhe&#13;
Kauman&#13;
in&#13;
Yogyakarta.&#13;
&#13;
The&#13;
&#13;
findings reveal that both mosques’ area integrate image, space, and character yet&#13;
differ in the extent to which they manifest Islamic and local cultural influences. The&#13;
conclusions suggest that these mosques’ areas not only serve as religious sites but also as&#13;
cultural symbols, highlighting the resilience of local identity amidst social transformation.&#13;
Recommendations include emphasizing the preservation of cultural narratives in&#13;
architectural development to maintain a connection with the past while accommodating&#13;
modern needs
</summary>
<dc:date>2025-07-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>HOME-BASED ENTREPRENEURS DI PERUMAHAN NGASEM YOGYAKARTA</title>
<link href="http://hdl.handle.net/123456789/59467" rel="alternate"/>
<author>
<name>Amira, Nafisa</name>
</author>
<author>
<name>Saptorini, Hastuti</name>
</author>
<author>
<name>Wulan Ghanni, Mu’zizah Rizka</name>
</author>
<id>http://hdl.handle.net/123456789/59467</id>
<updated>2026-01-06T08:48:11Z</updated>
<published>2025-07-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">HOME-BASED ENTREPRENEURS DI PERUMAHAN NGASEM YOGYAKARTA
Amira, Nafisa; Saptorini, Hastuti; Wulan Ghanni, Mu’zizah Rizka
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran home-based entrepreneurs&#13;
di Perumahan Ngasem, Yogyakarta, yang menggunakan ruang di dalam rumah untuk&#13;
menjalankan berbagai jenis usaha, seperti kuliner, tekstil, dan layanan pulsa. Pasar&#13;
Ngasem sebagai pusat perdagangan lokal memberikan kontribusi signifikan terhadap&#13;
kegiatan ekonomi di sekitar perumahan, dengan penduduk yang memanfaatkan rumah&#13;
mereka untuk berwirausaha. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif&#13;
dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi partisipatif, dan survei&#13;
lapangan. Responden dipilih secara purposive sampling, yaitu pengusaha yang telah&#13;
beroperasi setidaknya satu tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha rumahan&#13;
ini tidak hanya memberikan sumber pendapatan bagi masyarakat setempat, tetapi juga&#13;
memperkuat ikatan komunitas dan mendukung dinamika sosial. Tiga jenis usaha yang&#13;
ditemukan, yaitu warung nasi uduk, toko batik, dan counter pulsa, memanfaatkan ruang&#13;
terbatas dengan pengaturan yang efisien. Penelitian ini mengindikasikan bahwa homebased&#13;
&#13;
entrepreneurs di Perumahan Ngasem memainkan peran penting dalam proses&#13;
placemaking, yang berkontribusi pada penataan ruang serta interaksi sosial dan ekonomi&#13;
masyarakat.
</summary>
<dc:date>2025-07-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
