<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>Master of Management</title>
<link href="http://hdl.handle.net/123456789/31" rel="alternate"/>
<subtitle/>
<id>http://hdl.handle.net/123456789/31</id>
<updated>2026-05-15T14:59:41Z</updated>
<dc:date>2026-05-15T14:59:41Z</dc:date>
<entry>
<title>Analisis Kinerja Bisnis dan Dinamika Struktur Keuangan pada Neuversity School of Software Engineering</title>
<link href="http://hdl.handle.net/123456789/62348" rel="alternate"/>
<author>
<name>Amani, Syauqi</name>
</author>
<id>http://hdl.handle.net/123456789/62348</id>
<updated>2026-05-09T07:58:01Z</updated>
<published>2026-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Analisis Kinerja Bisnis dan Dinamika Struktur Keuangan pada Neuversity School of Software Engineering
Amani, Syauqi
Perkembangan ekonomi digital nasional menuntut ketersediaan sumber&#13;
daya manusia di bidang teknologi informasi (TI) yang tidak hanya memiliki&#13;
kompetensi teknis, tetapi juga kesiapan kerja yang selaras dengan kebutuhan&#13;
industri. Namun demikian, Indonesia masih menghadapi kesenjangan struktural&#13;
antara permintaan dan pasokan talenta digital. Kondisi ini menciptakan peluang&#13;
strategis bagi lembaga pendidikan nonformal berbasis teknologi, sekaligus&#13;
menuntut pengelolaan bisnis yang adaptif dan berkelanjutan. Dalam konteks&#13;
tersebut, Neuversity School of Software Engineering hadir sebagai entitas&#13;
pendidikan berbasis praktik yang mengintegrasikan fungsi pembelajaran dengan&#13;
aktivitas bisnis jasa pengembangan perangkat lunak.&#13;
Neuversity didirikan pada tahun 2022 sebagai lembaga nirlaba di bawah&#13;
naungan yayasan dengan tujuan awal sebagai laboratorium sosial untuk validasi&#13;
kurikulum. Sejak awal, Neuversity mengadopsi dual business model yang&#13;
mengombinasikan layanan pendidikan (coding school) dan jasa software house.&#13;
Namun, penghentian dukungan hibah operasional dari mitra strategis pada akhir&#13;
tahun 2023 menjadi titik balik penting yang memaksa Neuversity melakukan&#13;
transformasi fundamental. Perusahaan tidak lagi dapat bergantung pada pendanaan&#13;
eksternal, sehingga bertransformasi menjadi entitas bisnis berorientasi profit di&#13;
bawah PT Tiyasan Nusantara Teknologi. Transformasi ini mencakup pergeseran&#13;
paradigma pengelolaan bisnis dari orientasi sosial menuju orientasi efisiensi dan&#13;
kemandirian finansial melalui strategi Financial Bootstrapping.&#13;
Praktik bisnis ini bertujuan untuk menganalisis kinerja Neuversity secara&#13;
komprehensif dari aspek pemasaran, operasional, sumber daya manusia, dan&#13;
keuangan. Fokus utama analisis diarahkan pada dinamika struktur keuangan dalam&#13;
menghadapi volatilitas pendapatan berbasis proyek (project-driven volatility), serta&#13;
efektivitas kebijakan pengumpulan piutang dalam menjaga stabilitas arus kas.&#13;
Dari perspektif pemasaran, hasil analisis menunjukkan bahwa Neuversity&#13;
berhasil melakukan strategic pivot dari dominasi segmen ritel (B2C) menuju&#13;
penguatan segmen korporasi (B2B). Pada Triwulan III tahun 2025, realisasi&#13;
pendapatan melampaui target secara signifikan berkat perolehan proyek strategis&#13;
"Sistem Core Banking" pada bulan September. Keberhasilan ini dicapai melalui&#13;
strategi pemasaran berbasis kepercayaan (trust-based marketing) dengan biaya&#13;
akuisisi pelanggan yang sangat rendah, membuktikan efisiensi tinggi dalam&#13;
penggunaan modal pemasaran.&#13;
Pada aspek operasional dan sumber daya manusia, Neuversity menerapkan&#13;
restrukturisasi kebijakan kompensasi dengan menggeser struktur biaya menuju&#13;
skema berbasis kinerja (performance-based compensation). Analisis cost behavior&#13;
membuktikan keberhasilan strategi ini, di mana pada saat pendapatan menurun di&#13;
bulan Oktober (low season), biaya operasional perusahaan mampu terpangkas&#13;
secara otomatis sebesar 56,6%. Fleksibilitas struktur biaya ini menghindarkan perusahaan dari risiko kerugian biaya tetap (fixed cost trap) dan mendukung prinsip&#13;
lean operation.&#13;
Analisis aspek keuangan menunjukkan bahwa penerapan strategi financial&#13;
bootstrapping memberikan dampak positif terhadap kemandirian modal. Data&#13;
neraca memperlihatkan bahwa struktur modal perusahaan didominasi oleh&#13;
pendanaan internal dan pemanfaatan spontaneous financing (liabilitas operasional&#13;
tanpa bunga) dengan rasio mencapai 18,1% dari total aset. Hal ini mengindikasikan&#13;
kemampuan perusahaan dalam membiayai operasionalnya secara mandiri tanpa&#13;
ketergantungan pada utang berbunga.&#13;
Namun demikian, analisis arus kas mengungkapkan tantangan krusial&#13;
berupa fenomena "Profit Rich, Cash Poor". Meskipun mencatat laba akuntansi yang&#13;
tinggi, perusahaan menghadapi tekanan likuiditas riil akibat rendahnya efektivitas&#13;
penagihan. Tingkat penagihan (Collection Rate) tercatat hanya sebesar 44,5%, yang&#13;
berarti lebih dari separuh pendapatan masih tertahan dalam bentuk piutang usaha.&#13;
Kondisi ini disebabkan oleh ketidaksinkronan antara pengakuan pendapatan dan&#13;
penerimaan kas pada proyek berskala besar.&#13;
Berdasarkan temuan tersebut, rekomendasi strategis difokuskan pada&#13;
penguatan disiplin likuiditas. Manajemen disarankan untuk merestrukturisasi&#13;
kebijakan termin pembayaran klien korporasi dengan mewajibkan Uang Muka&#13;
(Down Payment) minimal 30–50%, serta mengimplementasikan sistem monitoring&#13;
piutang berbasis ERP untuk memperpendek siklus konversi kas. Secara&#13;
keseluruhan, praktik bisnis ini menyimpulkan bahwa transformasi Neuversity telah&#13;
berjalan efektif, namun keberlanjutan jangka panjangnya sangat bergantung pada&#13;
kemampuan menyeimbangkan pertumbuhan profitabilitas dengan stabilitas arus&#13;
kas operasional.
</summary>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Analisis Kinerja Keuangan dan Pertumbuhan Ekonomi Daerah: Kasus Pada Kabupaten/kota Madya di Provinsi Aceh Periode 2020-2024</title>
<link href="http://hdl.handle.net/123456789/62347" rel="alternate"/>
<author>
<name>Ridha, Fauzan</name>
</author>
<id>http://hdl.handle.net/123456789/62347</id>
<updated>2026-05-09T07:55:39Z</updated>
<published>2025-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Analisis Kinerja Keuangan dan Pertumbuhan Ekonomi Daerah: Kasus Pada Kabupaten/kota Madya di Provinsi Aceh Periode 2020-2024
Ridha, Fauzan
Seluruh informasi yang berkaitan dengan kinerja keuangan daerah dapat diakses&#13;
oleh publik melalui laporan keuangan pemerintah daerah yang dipublikasikan&#13;
secara resmi, dan penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh rasio kinerja&#13;
keuangan daerah terhadap pertumbuhan ekonomi kabupaten/kota di Provinsi Aceh,&#13;
di mana pertumbuhan ekonomi diukur melalui tingkat pertumbuhan Produk&#13;
Domestik Regional Bruto (PDRB) dan kinerja keuangan daerah direpresentasikan&#13;
oleh rasio pertumbuhan kemandirian fiskal, rasio pertumbuhan efektivitas&#13;
Pendapatan Asli Daerah (PAD), rasio pertumbuhan fiskal, serta rasio pertumbuhan&#13;
belanja daerah; populasi penelitian mencakup seluruh kabupaten/kota di Provinsi&#13;
Aceh dengan jumlah sampel sebanyak 23 pemerintah daerah yang dipilih&#13;
menggunakan metode sampling jenuh selama periode pengamatan 2020–2024, dan&#13;
pengujian hipotesis dilakukan menggunakan analisis regresi data panel dengan&#13;
tingkat signifikansi 0,05, di mana hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio&#13;
pertumbuhan kemandirian fiskal dan rasio pertumbuhan efektivitas PAD&#13;
berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, rasio&#13;
pertumbuhan fiskal berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan&#13;
ekonomi, sedangkan rasio pertumbuhan belanja daerah berpengaruh positif dan&#13;
signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, sehingga dapat disimpulkan bahwa&#13;
pertumbuhan belanja daerah memiliki peran yang lebih dominan dalam mendorong&#13;
pertumbuhan ekonomi dibandingkan indikator fiskal berbasis penerimaan.
</summary>
<dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Pengaruh Corporate Social Responsibility dan Kinerja Keuangan Terhadap Return Saham Perusahaan pada Sektor Industri Kelapa Sawit Periode 2018-2024 di Bursa Efek Indonesia</title>
<link href="http://hdl.handle.net/123456789/62337" rel="alternate"/>
<author>
<name>Widodo, Muhammad Ari</name>
</author>
<id>http://hdl.handle.net/123456789/62337</id>
<updated>2026-05-09T07:39:51Z</updated>
<published>2025-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Pengaruh Corporate Social Responsibility dan Kinerja Keuangan Terhadap Return Saham Perusahaan pada Sektor Industri Kelapa Sawit Periode 2018-2024 di Bursa Efek Indonesia
Widodo, Muhammad Ari
Analisis Determinan Return Saham: Peran Corporate Social Responsibility&#13;
dan Kinerja Keuangan pada Perusahaan Sektor Industri Kelapa Sawit di Bursa Efek&#13;
Indonesia (2018-2024).&#13;
&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh&#13;
pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR) dan kinerja keuangan&#13;
perusahaan terhadap return saham. Dalam studi ini, kinerja keuangan diproksikan&#13;
melalui rasio profitabilitas (Return on Equity), likuiditas (Current Ratio),&#13;
solvabilitas (Debt to Equity Ratio), aktivitas (Total Assets Turnover), dan rasio&#13;
pasar (Price to Earning Ratio). Objek penelitian difokuskan pada perusahaan sektor&#13;
industri kelapa sawit yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode&#13;
pengamatan tahun 2018 - 2024.&#13;
&#13;
Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan&#13;
asosiatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari&#13;
laporan tahunan dan laporan keberlanjutan perusahaan. Pemilihan sampel&#13;
dilakukan dengan metode purposive sampling, menghasilkan total 22 perusahaan&#13;
dengan struktur data panel tidak seimbang (unbalanced panel data). Teknik analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan bantuan perangkat lunak&#13;
EViews 12.&#13;
&#13;
Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa secara simultan, variabel&#13;
independen tidak berpengaruh signifikan terhadap return saham. Namun, secara&#13;
parsial, variabel Corporate Social Responsibility (CSR) terbukti berpengaruh&#13;
positif dan signifikan. Sebaliknya, variabel kinerja keuangan yang terdiri dari ROE,&#13;
CR, DER, TATO, dan PER tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap&#13;
return saham.
</summary>
<dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Pengaruh Tata Kelola dan Struktur Kepemilikan terhadap Kinerja dan Nilai Perusahaan BUMN yang Terdaftar di Bursa Efek  Indonesia Tahun 2015-2024</title>
<link href="http://hdl.handle.net/123456789/62231" rel="alternate"/>
<author>
<name>Noviyani, Rahma Fidela</name>
</author>
<id>http://hdl.handle.net/123456789/62231</id>
<updated>2026-05-08T05:42:19Z</updated>
<published>2025-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Pengaruh Tata Kelola dan Struktur Kepemilikan terhadap Kinerja dan Nilai Perusahaan BUMN yang Terdaftar di Bursa Efek  Indonesia Tahun 2015-2024
Noviyani, Rahma Fidela
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tata kelola perusahaan dan&#13;
struktur kepemilikan terhadap kinerja serta nilai perusahaan Badan Usaha Milik Negara&#13;
(BUMN) yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2015–2024.&#13;
Variabel tata kelola yang digunakan meliputi ukuran dewan komisaris, proporsi dewan&#13;
komisaris independen, dan keberadaan komite audit. Sementara itu, variabel struktur&#13;
kepemilikan terdiri atas kepemilikan pemerintah, kepemilikan institusional, dan&#13;
kepemilikan asing. Kinerja perusahaan diukur menggunakan Return on Assets (ROA),&#13;
sedangkan nilai perusahaan diukur dengan rasio Tobin’s Q. Sampel penelitian terdiri&#13;
dari 19 perusahaan BUMN yang dipilih melalui metode purposive sampling. Teknik&#13;
analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak&#13;
EViews. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran dewan komisaris, dewan&#13;
komisaris independen dan komite audit tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA&#13;
maupun Tobin’s Q. Kepemilikan pemerintah dan institusional berpengaruh positif&#13;
signifikan terhadap nilai perusahaan, tetapi tidak berpengaruh terhadap kinerja&#13;
keuangan. Sementara itu, kepemilikan asing berpengaruh positif signifikan baik&#13;
terhadap kinerja maupun nilai perusahaan. Variabel kontrol menunjukkan bahwa&#13;
ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap kinerja, namun berpengaruh negatif&#13;
signifikan terhadap nilai perusahaan. Selain itu, leverage (DER) berpengaruh negatif&#13;
signifikan terhadap profitabilitas namun tidak terhadap nilai perusahaan. Temuan ini&#13;
menegaskan bahwa struktur kepemilikan, khususnya kepemilikan asing, memiliki peran&#13;
penting dalam mendorong peningkatan kinerja dan nilai perusahaan BUMN.
</summary>
<dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
