<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>Chemistry Education</title>
<link href="http://hdl.handle.net/123456789/23516" rel="alternate"/>
<subtitle/>
<id>http://hdl.handle.net/123456789/23516</id>
<updated>2026-05-13T04:32:16Z</updated>
<dc:date>2026-05-13T04:32:16Z</dc:date>
<entry>
<title>Demonstrasi Video Proses Pembuatan Minyak Atsiri di PT. Alam Indonesia Raharja</title>
<link href="http://hdl.handle.net/123456789/62428" rel="alternate"/>
<author>
<name>Maulana, Muhammad Ariska</name>
</author>
<id>http://hdl.handle.net/123456789/62428</id>
<updated>2026-05-11T04:14:56Z</updated>
<published>2025-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Demonstrasi Video Proses Pembuatan Minyak Atsiri di PT. Alam Indonesia Raharja
Maulana, Muhammad Ariska
Kegiatan magang merupakan sarana pembelajaran bagi mahasiswa untuk mengintegrasikan pengetahuan teoritis dengan praktik langsung di dunia industri. Laporan ini disusun berdasarkan pelaksanaan magang di PT Alam Indonesia Raharja, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang produksi dan pengolahan minyak atsiri dari rempah-rempah lokal Indonesia. Tujuan dari kegiatan magang ini adalah untuk memahami secara langsung proses produksi minyak atsiri, penerapan quality control, sistem administrasi, serta strategi pemasaran dan distribusi produk. Metode pelaksanaan magang meliputi observasi, partisipasi langsung dalam kegiatan produksi, pencatatan data administrasi dan stok bahan baku, pengujian mutu produk, serta dokumentasi alur kerja perusahaan. Selain itu, peserta juga terlibat dalam penyusunan laporan produksi, quality control, dan pengembangan materi promosi sederhana sebagai bagian dari kegiatan branding perusahaan. Hasil magang menunjukkan bahwa PT Alam Indonesia Raharja menerapkan proses produksi minyak atsiri yang terstruktur, mulai dari penerimaan bahan baku, destilasi, penyaringan, hingga pengemasan produk. Kegiatan quality control berperan penting dalam menjaga mutu minyak atsiri agar sesuai dengan standar perusahaan. Selain itu, kegiatan magang memberikan kontribusi dalam bentuk dokumentasi alur produksi, laporan stok dan produksi, serta gagasan pengembangan pemasaran. Secara keseluruhan, kegiatan magang ini memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam memahami dunia industri minyak atsiri sekaligus mengembangkan keterampilan teknis dan soft skills yang dibutuhkan di dunia kerja.&#13;
Kata kunci: magang, minyak atsiri, destilasi, quality control, industri rempah
</summary>
<dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Hubungan Antara Interaksi Guru-siswa dengan Efikasi Diri Siswa Kelas XI dalam Pembelajaran Kimia di SMAN 2 Sleman Tahun Pelajaran 2025/2026</title>
<link href="http://hdl.handle.net/123456789/61030" rel="alternate"/>
<author>
<name>Kamila, Dewi Nur</name>
</author>
<id>http://hdl.handle.net/123456789/61030</id>
<updated>2026-03-06T03:57:54Z</updated>
<published>2025-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Hubungan Antara Interaksi Guru-siswa dengan Efikasi Diri Siswa Kelas XI dalam Pembelajaran Kimia di SMAN 2 Sleman Tahun Pelajaran 2025/2026
Kamila, Dewi Nur
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan yang&#13;
signifikan antara interaksi guru-siswa dengan efikasi diri siswa kelas XI dalam&#13;
pembelajaran kimia di SMAN 2 Sleman tahun pelajaran 2025/2026. Jenis penelitian&#13;
ini adalah penelitian korelasi. Subjek penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas XI di&#13;
SMAN 2 Sleman yang menerima pembelajaran kimia yang berjumlah 2 kelas&#13;
dengan total 69 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik non tes yaitu&#13;
dalam bentuk angket tertutup. Teknik analisis data yang dilakukan yaitu uji&#13;
prasyarat dan uji hipotesis. Uji prasyarat yang dilakukan adalah uji normalitas dan&#13;
uji linearitas. Uji hipotesis dilakukan analisis statistika parametrik yaitu uji pearson&#13;
product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang&#13;
signifikan antara interaksi guru-siswa dan efikasi diri siswa kelas XI dalam&#13;
pembelajaran kimia di SMAN 2 Sleman tahun pelajaran 2025/2026 dengan nilai&#13;
signifikansi sebesar 0,013 dan nilai korelasinya +0,297.
</summary>
<dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Penerapan Model Pembelajaran Inside Outside Circle (IOC) Terhadap Keterampilan Kolaborasi Siswa Pada Materi Pemanasan Global Kelas X SMAN 1 Kandanghaur Tahun Pelajaran 2024/2025</title>
<link href="http://hdl.handle.net/123456789/60410" rel="alternate"/>
<author>
<name>Rahayu, Shellomitha</name>
</author>
<id>http://hdl.handle.net/123456789/60410</id>
<updated>2026-02-09T03:26:38Z</updated>
<published>2025-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Penerapan Model Pembelajaran Inside Outside Circle (IOC) Terhadap Keterampilan Kolaborasi Siswa Pada Materi Pemanasan Global Kelas X SMAN 1 Kandanghaur Tahun Pelajaran 2024/2025
Rahayu, Shellomitha
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang bertujuan untuk&#13;
mengenali terdapat tidaknya perbandingan yang signifikan terhadap pelaksanaan&#13;
model pendidikan Inside Outside Circle (IOC) terhadap keahlian kerja sama pada&#13;
modul pemanasan global kelas X SMAN 1 Kandanghaur tahun pelajaran 2024/&#13;
2025. IOC ialah model pendidikan dengan sistem bundaran kecil serta bundaran&#13;
besar yang dimulai dengan pembuatan kelompok besar dalam kelas yang terdiri&#13;
dari kelompok bundaran dalam serta kelompok bundaran luar. Pengumpulan&#13;
informasi pada riset ini dicoba dengan memakai Metode non uji buat memperoleh&#13;
informasi keahlian kerja sama. Hasil analisis didapatkan kalau nilai signifikan&#13;
pada pelaksanaan model pendidikan Inside Outside Circle (IOC) terhadap&#13;
keahlian kerja sama merupakan 0,358 &gt; 0, 05. Hingga bisa disimpulkan kalau&#13;
tidak terdapat perbandingan yang signifikan pada pelaksanaan model pendidikan&#13;
Inside Outside Circle (IOC) terhadap keahlian kerja sama pada siswa kelas X&#13;
SMAN 1 Kandanghaur tahun ajaran 2024/ 2025.
</summary>
<dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Analisis Kebutuhan Pengembangan Media Pembelajaran Kimia Berbasis Augmented Reality (AR)</title>
<link href="http://hdl.handle.net/123456789/58741" rel="alternate"/>
<author>
<name>Rafiqi, Fanisa Aufa</name>
</author>
<id>http://hdl.handle.net/123456789/58741</id>
<updated>2025-11-13T04:00:37Z</updated>
<published>2025-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Analisis Kebutuhan Pengembangan Media Pembelajaran Kimia Berbasis Augmented Reality (AR)
Rafiqi, Fanisa Aufa
Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis kebutuhan pengembangan media&#13;
pembelajaran kimia berbasis Augmented Reality (AR) pada guru dan peserta didik.&#13;
enis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan metode survei. Penelitian&#13;
deskriptif dengan metode survei digunakan untuk memperoleh informasi dari guru&#13;
dan peserta didik mengenai kebutuhan serta permasalahan dalam pembelajaran&#13;
kimia. Instrumen penelitian berupa kuesioner divalidasi isi oleh dua validator&#13;
dengan nilai Content Validity (CV) 0,84 untuk guru dan 0,91 untuk peserta didik,&#13;
sehingga dinyatakan layak digunakan. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang&#13;
divalidasi isi oleh dua validator dengan nilai Content Validity (CV) 0,84 dan 0,91&#13;
sehingga layak digunakan. Subjek penelitian terdiri dari lima guru kimia dari&#13;
SMAN 2 Ngaglik, SMA UII Yogyakarta, dan MAN 3 Sleman serta 89 peserta didik&#13;
kelas X 42 peserta didik dari SMAN 2 Ngaglik dan 47 peserta didik dari SMA UII&#13;
Yogyakarta. Hasil analisis kebutuhan menunjukkan bahwa seluruh guru (100%)&#13;
menyatakan tertarik dan setuju terhadap pengembangan media pembelajaran kimia&#13;
berbasis AR, dengan dukungan fasilitas sekolah yang dinilai cukup memadai&#13;
meskipun masih perlu optimalisasi jaringan internet. Sementara itu, sebanyak&#13;
(89%) 79 peserta didik menyatakan tertarik dengan media AR dan (97%) 86 peserta&#13;
didik setuju jika dikembangkan media pembelajaran kimia berbasis AR. Concept&#13;
analysis mengungkapkan bahwa konsep kimia yang paling membutuhkan&#13;
visualisasi adalah struktur atom, ikatan kimia, dan bentuk molekul. Dengan&#13;
demikian, diperlukan pengembangan media pembelajaran kimia berbasis AR yang&#13;
user friendly, mudah diakses, interaktif, serta dilengkapi petunjuk penggunaan.
</summary>
<dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
