Analisis Dampak Keterbatasan Kuota Tol Laut Terhadap Komoditas Komersial di Perum Bulog KC Nabire, Papua Tengah
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menelaah dampak keterbatasan kuota Tol Laut terhadap
komoditas komersial dan strategi pemasaran komoditas komersial di Perum Bulog Kantor
Cabang Nabire, Papua Tengah. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif
dengan cara pengumpulan data melalui wawancara kepada beberapa karyawan Perum
Bulog KC Nabire. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbatasan kuota Tol Laut
membuat Perum Bulog KC Nabire harus beralih ke layanan ekspedisi swasta dengan
biaya angkut yang jauh lebih besar. Situasi ini langsung berdampak pada naiknya harga
jual komoditas komersial seperti beras premium, minyak goreng, dan gula pasir di
kalangan konsumen. Untuk mengatasi masalah ini, Perum Bulog KC Nabire
menggunakan pendekatan struktur biaya yang ketat dan subsidi silang untuk
mempertahankan kompetitivitas harga di pasar. Adapun strategi pemasaran produk
dengan menggunakan media sosial agar informasi terbaru mengenai harga atau komoditas
baru dapat diakses oleh masyarakat dan mitra. Rekomendasi untuk penelitian selanjutnya,
dilakukan analisis mendalam terkait elastisitas permintaan barang dagangan akibat
fluktuasi biaya logistik, serta meneliti efektivitas penggabungan muatan bersama pihak
lain guna mengurangi biaya distribusi di Papua Tengah. Kesimpulan dari penelitian ini,
menegaskan kebutuhan untuk meninjau ulang kebijakan alokasi kuota bagi BUMN di
bidang pangan guna menjamin stabilitas stok dan harga pangan di wilayah Papua Tengah.
Collections
- Management [5450]
