<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>Management</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/25</link>
<description/>
<pubDate>Wed, 24 Jun 2026 11:11:15 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-06-24T11:11:15Z</dc:date>
<item>
<title>Analisis Realisasi Anggaran untuk menilai Efektivitas dan Efisiensi Anggaran Belanja Terhadap Satuan Kerja Bidang Keuangan (Bidkeu) Polda Jawa Tengah Tahun Anggaran 2024</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/63641</link>
<description>Analisis Realisasi Anggaran untuk menilai Efektivitas dan Efisiensi Anggaran Belanja Terhadap Satuan Kerja Bidang Keuangan (Bidkeu) Polda Jawa Tengah Tahun Anggaran 2024
Azizah, Wyna Nur
Anggaran memainkan peran penting dalam memastikan pelaksanaan kegiatan&#13;
organisasi berjalan sukses karena berfungsi sebagai alat untuk perencanaan,&#13;
pengendalian, dan evaluasi kinerja. Dalam sektor publik, Laporan Realisasi&#13;
Anggaran (LRA) merupakan instrumen penting untuk menilai keberhasilan&#13;
pelaksanaan rencana kerja berdasarkan konsep Value for Money, yaitu keselarasan&#13;
antara hasil yang dicapai dengan penggunaan sumber daya yang efisien, dan&#13;
efektif. Prinsip ini diharapkan dapat membantu instansi pemerintah dalam&#13;
melaksanakan kebijakan yang sejalan dengan prinsip-prinsip Good Governance.&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat efektivitas dan efisiensi&#13;
penyerapan anggaran di Bidang Keuangan (Bidkeu) Kepolisian Daerah Jawa&#13;
Tengah untuk Tahun Anggaran 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan&#13;
deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data primer yang diperoleh melalui&#13;
observasi dan wawancara singkat darisitu diperoleh data berupa Laporan Realisasi&#13;
Anggaran (LRA) dan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA). Analisis&#13;
dilakukan menggunakan metode perbandingan rasio perbandingan efektivitas dan&#13;
rasio perbandingan efisiensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat&#13;
efektivitas anggaran secara keseluruhan berada dalam kategori sangat efektif&#13;
dengan pencapaian 391%, sementara tingkat efisiensi berada dalam kategori cukup&#13;
efisien dengan nilai 99%. Berdasarkan klasifikasi jenis belanja, efektivitas belanja&#13;
pegawai sebesar 88% (cukup efektif), belanja barang sebesar 152% (sangat efektif),&#13;
dan belanja modal belum dapat diukur karena belum dianggarkan (not defined)&#13;
dalam DIPA. Di sisi lain, dalam hal efisiensi, ketiga jenis belanja menunjukkan&#13;
kriteria serupa dengan nilai 100%, 98%, dan 100%, masing-masing dikategorikan&#13;
sebagai cukup efisien. Analisis lebih lanjut terhadap pos belanja dengan tingkat&#13;
penyerapan di bawah 90% menunjukkan bahwa sebagian besar di antaranya telah&#13;
menunjukkan kinerja yang efektif dan cukup efisien.
</description>
<pubDate>Thu, 01 Jan 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://hdl.handle.net/123456789/63641</guid>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Pengaruh Gaya Kepemimpinan Partisipatif dan Budaya Organisasi Yang Mendukung terhadap Kepuasan Kerja Karyawan pada Generasi Z dengan  Peran Work-Life Balance Sebagai Variabel Intervening</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/63628</link>
<description>Pengaruh Gaya Kepemimpinan Partisipatif dan Budaya Organisasi Yang Mendukung terhadap Kepuasan Kerja Karyawan pada Generasi Z dengan  Peran Work-Life Balance Sebagai Variabel Intervening
Fadil, Afif
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan&#13;
partisipatif dan budaya organisasi yang suportif terhadap kepuasan kerja&#13;
karyawan Generasi Z dengan work-life balance sebagai variabel intervening,&#13;
mengingat Generasi Z memiliki karakteristik yang menekankan partisipasi,&#13;
fleksibilitas kerja, serta keseimbangan antara kehidupan kerja dan kehidupan&#13;
pribadi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui metode&#13;
survei, dengan pengumpulan data menggunakan kuesioner terstruktur yang&#13;
disebarkan kepada karyawan Generasi Z yang telah memiliki pengalaman kerja.&#13;
Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling berbasis&#13;
Partial Least Square (PLS-SEM) untuk menguji hubungan langsung maupun&#13;
tidak langsung antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya&#13;
kepemimpinan partisipatif dan budaya organisasi yang mendukung berpengaruh&#13;
positif terhadap kepuasan kerja karyawan Generasi Z, serta memiliki pengaruh&#13;
positif terhadap work-life balance. Selain itu, work-life balance terbukti&#13;
berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja dan berperan sebagai mediator&#13;
dalam hubungan antara gaya kepemimpinan partisipatif dan budaya organisasi&#13;
dengan kepuasan kerja karyawan Generasi Z. Temuan ini menegaskan&#13;
pentingnya penerapan kepemimpinan yang melibatkan karyawan serta penguatan&#13;
budaya organisasi yang suportif guna menciptakan keseimbangan antara&#13;
kehidupan kerja dan pribadi, sehingga mampu meningkatkan kepuasan kerja&#13;
karyawan Generasi Z, sekaligus memberikan kontribusi teoretis bagi&#13;
pengembangan kajian manajemen sumber daya manusia dan menjadi referensi&#13;
praktis bagi organisasi.
</description>
<pubDate>Thu, 01 Jan 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://hdl.handle.net/123456789/63628</guid>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Peran Influencer dr. Tirta dalam Pemasaran Sepatu Lari di Sosial Media dan Dampaknya terhadap Minat Beli Generasi Z di Indonesia</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/63621</link>
<description>Peran Influencer dr. Tirta dalam Pemasaran Sepatu Lari di Sosial Media dan Dampaknya terhadap Minat Beli Generasi Z di Indonesia
Fauzan, Akbar Rizky
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya peran influencer dalam&#13;
pemasaran digital, khususnya di kalangan Generasi Z yang sangat responsif&#13;
terhadap konten media sosial dan interaksi berbasis kepercayaan. Dalam konteks&#13;
tersebut, dr. Tirta menjadi figur yang relevan karena kredibilitasnya sebagai dokter&#13;
serta keterlibatannya dalam dunia olahraga, sehingga penting untuk memahami&#13;
sejauh mana pengaruhnya efektif dalam membentuk minat beli sepatu lari di&#13;
Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konten media&#13;
sosial, keterlibatan dan interaksi, kesadaran serta persepsi merek, dan dampak&#13;
pemasaran influencer terhadap niat beli Generasi Z, sekaligus menjawab&#13;
pertanyaan mengenai variabel mana yang paling signifikan memengaruhi&#13;
keputusan mereka. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan&#13;
desain survei melalui kuesioner online dan analisis regresi menggunakan SEM-PLS&#13;
untuk menguji hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa&#13;
keterlibatan dan interaksi memiliki pengaruh terbesar terhadap niat beli, diikuti oleh&#13;
kesadaran dan persepsi merek, serta pemasaran influencer, sementara konten media&#13;
sosial juga berpengaruh namun berada pada tingkat yang lebih rendah. Temuan ini&#13;
memberikan kontribusi terhadap pemahaman mengenai efektivitas influencer&#13;
berbasis keahlian dalam pemasaran produk olahraga dan menegaskan pentingnya&#13;
interaksi nyata, kredibilitas, dan konsistensi pesan dalam membentuk kepercayaan&#13;
konsumen. Kesimpulannya, peran dr. Tirta terbukti signifikan dalam memengaruhi&#13;
minat beli Generasi Z, dan penelitian selanjutnya disarankan untuk&#13;
mempertimbangkan variabel moderasi seperti kepercayaan konsumen atau&#13;
karakteristik kepribadian audiens untuk memperluas pemahaman mengenai&#13;
dinamika pemasaran influencer.
</description>
<pubDate>Thu, 01 Jan 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://hdl.handle.net/123456789/63621</guid>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Tetap Bertahan di Tengah Keterbatasan Kesejahteraan: Analisis Motivasi Kerja Guru Honorer di Sekolah Islam</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/63569</link>
<description>Tetap Bertahan di Tengah Keterbatasan Kesejahteraan: Analisis Motivasi Kerja Guru Honorer di Sekolah Islam
Aini, Maulida Khusna Nur
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mendorong guru&#13;
honorer di sekolah Islam untuk tetap bertahan dalam menjalankan tugas&#13;
profesionalnya di tengah keterbatasan kesejahteraan serta memahami bagaimana&#13;
mereka memaknai motivasi kerja dalam kondisi tersebut. Penelitian ini&#13;
menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Data&#13;
dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap 15 guru honorer yang&#13;
mengajar di sekolah Islam pada berbagai jenjang pendidikan dengan masa kerja&#13;
minimal satu tahun dan dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian&#13;
menunjukkan bahwa keberlangsungan kerja guru honorer tidak hanya dipengaruhi&#13;
oleh motivasi intrinsik, tetapi juga oleh nilai spiritual, komitmen profesional,&#13;
dukungan lingkungan kerja, strategi coping dalam menghadapi keterbatasan&#13;
kesejahteraan, serta harapan terhadap perbaikan kondisi di masa mendatang. Guru&#13;
honorer memaknai profesinya sebagai bentuk pengabdian dan kontribusi sosial&#13;
sehingga tetap bertahan meskipun menghadapi keterbatasan material. Secara manajerial, temuan ini mengimplikasikan pentingnya penguatan dukungan non-material, perumusan kebijakan kesejahteraan yang lebih adil, serta pengembangan jalur profesional yang berkelanjutan guna meningkatkan retensi dan stabilitas&#13;
organisasi sekolah Islam.
</description>
<pubDate>Thu, 01 Jan 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://hdl.handle.net/123456789/63569</guid>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
